Antara 1895 dan 1920, selama kebangkitan industri sinematik, beberapa teknik animasi yang berbeda dikembangkan, termasuk stop-motion dengan objek, boneka, tanah liat atau guntingan, dan animasi yang digambar atau dilukis. Animasi yang digambar tangan, sebagian besar animasi yang dilukis di atas sel, adalah teknik yang dominan di sebagian besar abad ke-20 dan dikenal sebagai animasi tradisional.

Seniman Prancis Émile Cohl menciptakan film animasi pertama menggunakan apa yang kemudian dikenal sebagai metode animasi tradisional: Fantasmagorie 1908. Film ini sebagian besar terdiri dari sosok tongkat yang bergerak dan menghadapi segala macam objek yang berubah, seperti botol anggur yang berubah menjadi bunga.

Sejarah animasi tanggal kembali ke dunia kuno. Dari tembikar Yunani kuno hingga mainan okular abad ketujuh belas hingga citra yang dihasilkan komputer (CGI) abad kedua puluh satu, animasi telah ada dalam berbagai bentuk, berkembang menjadi prestasi teknologi yang kita lihat sekarang.

Sejarah animasi ini jauh melampaui sejarah film, karena animator awal selama berabad-abad menemukan cara untuk membuat film tanpa kamera atau teknologi perekaman. Sebelum CGI Hollywood blockbuster pemenang Oscar seperti Pixar's Toy Story 3




dan pemenang Academy Award seperti Finding Nemo (2003), ada urutan animasi pertama yang ditangkap pada film bergambar standar—J. Stuart Blackton's The Enchanted Drawing (1900)—yang menggunakan aktor aksi langsung, alat peraga, dan teknik stop-motion untuk membuat adegan komedi berdurasi dua menit.

Animasi terus berkembang sepanjang dekade, dengan animasi figur tongkat dua menit karya kartunis Prancis mile Cohl, Fantasmagorie (1908), menjadi salah satu kartun pertama. Pada tahun 1914, Gertie the Dinosaur karya Winsor McCay membuat terobosan baru dalam industri animasi sebagai film animasi pertama yang menggunakan teknik seperti keyframing, inbetweeners, dan loop animasi, yang meletakkan dasar bagi praktik industri standar untuk produksi animasi masa depan. Kemudian, film pendek Walt Disney Steamboat Willie (1928), menandai pertama kalinya sebuah film animasi mendapat skor penuh, mempopulerkan Mickey Mouse, dan penggunaan suara dalam film animasi ke depannya.